Peranan Budaya Lokal Mendukung Pertahanan Budaya Nasional

suku-budayaDalam menganalisa permasalahan budaya lokal yang harus ditingkatkan demi memperkokoh budaya nasional dapat menggunakan rumus SWOT sehingga kita dapat menganalisa dari semua sudut pandang agar dapat mengetahui apa saja kelemahan yang kita miliki sehingga kita dapat mencari jalan keluarnya, mempertahankan setiap kekuatan budaya lokal yang telah kita miliki, peluang yang ada yang dapat kita manfaatkan dan tantangan yang ada yang harus kita hadapi sehingga kita dapat mempersiapkan diri akan datangnya kemungkinan tantangan yang menghadang. Berikut uraiannya;

Continue reading

Too Young to be Married : Good or Bad?

MarriedCoupleCartoonPeople in this world have a life cycle like the metamorphosis of a butterfly. However different, the human life cycle is longer than the life cycle of butterfly. Starting from the womb, birth, toddlers, starting school, adolescence, adulthood, work, marriage, family, grow old, and die. But in this era, marriage is a highlight in the people life cycle. Marriage is something that is necessary and important. All the people in the world would want to married and happy life. but certainly not easy to build up a family.

Continue reading

Mengapa Harus Bayar Pajak?

Jangan salah, Pajak tidak dibayar di kantor pajak, apalagi membayar ke orang pajak. Pembayaran pajak hanya dapat dilakukan di bank persepsi dan kantor pos.

orang-bijak-taat-pajak-edit1Mengapa kita harus membayar pajak? Jawaban yang bisa timbul adalah kita membayar pajak agar tersedia sarana (fasilitas) umum yang dapat digunakan bersama atau kita membayar pajak karena kita sudah terlebih dahulu menikmati sarana umum tersebut.

Continue reading

Peran Gizi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup (Kesehatan) Manusia

Senam Kesehatan JasmaniKualitas hidup manusia dapat dilihat dari status kesehatannya. Orang yang sehat, besar peluangnya untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik. Yang dimaksud kualitas hidup yang baik secara umum adalah mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan jasmani (dapat melakukan aktivitas normal/bekerja) maupun rohani (kaitannya dengan fertilitas dan mampu menghasilkan keturunan yang cerdas), mempunyai angka harapan hidup yang tinggi, produktif, tampak bugar, dan masih banyak lainnya. Berikut merupakan peranan gizi dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, antara lain:

1. Peran gizi dalam produktivitas kerja
Salah satu upaya yang mempunyai dampak cukup penting terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah upaya peningkatan status gizi masyarakat. Status giz masyarakat merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas hidup berupa produktivitas kerja. Zat gizi adalah zat zat yang diperoleh dari bahan makanan yang dikonsumsi, mempunyai nilai yang sangat penting (tergantung dari macam-macam bahan makanannya) untuk memperoleh energi guna melakukan kegiatan fisik sehari-hari bagi para pekerja. Proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan yang terpelihara dengan baik akan menunjukkan baiknya kesehatan yang dimiliki seseorang. Seseorang yang sehat tentunya memiliki daya pikir dan daya kegiatan fisik sehari-hari yang cukup tinggi (Marsetyo dan Kartasapoetra, 1991).
Energi dalam tubuh manusia dapat dihasilkan dari pembakaran karbohidrat, protein, dan lemak. Dengan demikian agar manusia selalu tercukupi energinya diperlukan pemasukan zat-zat makanan yang cukup pula ke dalam tubuhnya. Manusia yang kurang makan akan lemah, baik daya kegiatan, pekerjaan-pekerjaan fisik, maupun daya pemikirannya karena kurangnya zat-zat makanan yang diterima tubuhnya yang dapat menghasilkan energi. Seperti yang disebutkan oleh Suhardjo (1988) bahwa seseorang tidak dapat bekerja dengan energi yang melebihi dari apa yang diperolehdari makanan kecuali jika meminjam atau menggunakan cadangan energi dalam tubuh, namun kebiasaan ini akan dapat mengakibatkan keadaan yang gawat, yaitu kurang gizi khususnya energi. Tanpa ada gizi, energi tidak bisa dihasilkan oleh tubuh, dikarenakan sel-sel kita tidak memperoleh makanan. Dan tentu saja, seseorang akan loyo dan merasa malas bekerja. Sekalipun seseorang memiliki kebiasaan malas, namun kurangnya gizi merupakan penyebab utama (Ari Agung, 2002).

Continue reading

Be Better or Fall

this is for the new chapter or to the worst end

i confuse. surely

if I can, i want to skip this chapter. but what should I do?

What can I do?

who can stop the time? yeah, God

Oraboni, what should I do?

God, please help me.

give me the brightest way